Selamat Datang di Blog Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, Kami menyediakan Jasa Service Komputer dan Printer - Pemasangan CCTV - Instalasi PC dan Laptop - Pemasangan WIFI - Penjualan Sparepart Komputer. Kami Melayani Wilayah Masohi dan Sekitarnya.

Selasa, 13 Agustus 2024

Produk Teaching Factory

 


Bagi basudara Masohi dan sekitarnya kini Kami Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan & Telekomunikasi telah membuka layanan :

·    Jasa service komputer, laptop dan printer

·    Jasa instalasi komputer dan laptop

·    Jasa Service Printer

·    Jasa pemasangan jaringan internet

·    Jasa pembuatan voucher WIFI

·    Jasa maintenance komputer

·    Jasa pemasangan hotspot

·    Jasa pemasangan CCTV


Bagi Basudara yang berminat bisa menghubungi kami.

Share:

Teaching Factory di SMK Negeri 1 Maluku Tengah

 Tujuan Teaching Factory di SMK adalah untuk meningkatkan kesiapan kerja, menyelaraskan kompetensi dan membentuk karakter kerja lulusan SMK sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Service  Komputer


Service Laptop



Service Printer


Share:

Jumat, 29 April 2022

Peserta Didik TKJ SMK 1 MalTeng siap terjun ke dunia Industri "UKK TKJ, 19-21 April 2022"




 




Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) merupakan salah satu kompetensi keahlian SMK Negeri 1 Maluku Tengah yang bergerak di bidang Informasi dan Teknologi. Peserta Didik jurusan TKJ dididik untuk mampu melakukan installasi jaringan komputer, baik itu jaringan komputer dalam rumah / kantor, antar kantor, antar kota, antar provinsi, bahkan antar negara.

Teknik komputer dan jaringan saat ini keberadaannya sudah mulai terlihat di mata publik, di mana jurusan ini merupakan jurusan yang sudah mendekati ilmu praktisi yang langsung dapat diimplementasikan di lingkungan dunia kerja profesional. Menjalani jurusan TKJ tidak semudah yang dibayangkan oleh peserta didik yang mendaftar pada jurusan ini. Jurusan Teknik komputer dan jaringan ini dapat dicapai dengan maksimal ketika ditunjang dengan bakat seseorang, karena jika peserta didik mengikuti program TKJ sementara jurusan ini tidak dapat dijiwai dengan baik maka, akan terasa berat dalam hal implementasi di lapangan. Sementara promosi yang sudah ada di mata publik adalah jurusan yang sudah siap diimplementasikan dalam dunia kerja khususnya di perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang jaringan.

Dalam kehidupan sehari-hari manusia sudah sangat bergantung kepada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi baik itu di bidang usaha, ekonomi, perbankan, perindustrian, bahkan saat ini sudah merambah ke bidang pendidikan dan lain sebagainya. Sudah terlihat sangat jelas bahwa semua kegiatan sehari-hari tidak pernah terlepas dari ilmu yang diterapkan dalam jurusan teknik komputer dan jaringan, sehingga menjadi peluang besar bagi lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pendidikan sangat berkeinginan untuk mengembangkan program TKJ.

Belajar TKJ itu tidak sulit. Proses belajar harus konsisten dan fokus pada pembelajaran. Banyak referensi belajar TKJ, apalagi sekarang zamannya teknologi. Peserta didik sudah memiliki smartphone yang bisa menampung ribuan buku dalam bentuk e-book untuk belajar. Peserta didik bisa download e-book tentang komputer dan jaringan yang banyak tersedia di internet, bisa belajar melalui website dan diskusi dalam sebuah forum.

Jika Anda mengambil jurusan TKJ maka Anda tidak hanya belajar teori perangkat keras komputer, tetapi juga akan mempelajari bagaimana cara mendiagnosa dan memperbaiki kerusakan komputer maupun laptop. Selain belajar praktik perbaikan komputer/ laptop pada jurusan TKJ ini di lebih di fokuskan pada perancangan dan implementasinya untuk jaringan LAN, WAN maupun Internet dengan media dan perangkat terbaru.

Peserta didik Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan sedang mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian dengan Skema Konfigurasi Routing. Disini Peserta Didik diharapkan mampu untuk mengkonfigurasi router serta menyetting IP Address baik secara Static maupun Dinamic. Peserta Didik TKJ dipersiapkan sebelum lulus Sekolah dengan segala bekal Ilmu dan siap untuk membuka lapangan kerja sendiri maupun bekerja pada perusahaan-perusahaan dan perkantoran.







Share:

Skema Pemadanan Dukungan, Investasi Industri di Tubuh SMK PK



Kini, SMK PK tak hanya sekadar peningkatan mutu SMK, tetapi juga mewujudkan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) -- (Foto:Dok.Kemendikbudristek):

Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengembangkan program SMK Pusat Keunggulan (PK) yang sudah hadir sejak tahun lalu. Namun kini, SMK PK tak lagi hanya sekadar peningkatan mutu SMK, tetapi juga langkah untuk mewujudkan link and match atau kemitraan yang terukur dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras Dudi), Ditjen Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek, Saryadi mengatakan, bahwa pihaknya kini telah membuat skema terbaru untuk SMK PK. Skema baru tersebut adalah Pemadanan Dukungan.

Saryadi mengatakan, skema Pemadanan Dukungan ini merupakan pengembangan SMK PK yang akan melibatkan industri secara lebih intensif melalui kemitraan yang terukur dan nyata. Bentuk kemitraan yang terukur tersebut adalah investasi industri ke tubuh SMK PK.

"Investasi itu baik berupa tunai maupun in kind. Peran dari Kemendikbudristek adalah memadankan nilai investasi industri satu banding satu untuk penguatan pembelajaran serta sarana prasarana," lanjut Saryadi.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, skema investasi yang dilakukan. Di mana jika industri berinvestasi sebesar Rp1 miliar, maka dari Kemendikbudristek juga akan memberikan Rp1 miliar kepada sekolah tersebut.

Kemendikbudristek menyiapkan anggaran senilai kurang lebih Rp750 miliar khusus untuk SMK PK Skema Pemadanan Dukungan, yang dinilai cukup untuk 200 lebih SMK PK yang akan terlibat.

"Asumsinya, jika nilai rerata maksimal investasi dari industri yang bisa kami padankan adalah Rp3 miliar per sekolah, maka setidaknya akan ada 250 SMK yang berkesempatan memperoleh skema ini," ungkap dia.

Yang menjadi tantangan dari program ini, kata Saryadi, ialah meyakinkan industri untuk berinvestasi ke SMK PK Skema Pemadanan Dukungan. Sejauh ini pihaknya sudah terkoneksi kurang lebih dengan 300 industri yang siap untuk ditindaklanjuti sebagai mitra SMK PK.

Pihaknya menjelaskan jika berinvestasi dalam program ini akan meningkatkan efisiensi industri khususnya dalam pengeluaran operasional (operating expenditure) dan pengeluaran modal (capital expenditure). Industri juga berkesempatan menyiapkan tenaga unggul yang sesuai spesifikasi kebutuhan pembangunan industri.

"Mendapatkan efisiensi dalam hal pembiayaan sektor produksi dengan cara memindahkan salah satu jalur produksi ke SMK dengan biaya pemadanan dukungan dari pemerintah. Program ini juga menjadi sarana melakukan talent pooling dan mempersiapkan talenta masa depan bagi industri dengan cara yang efektif dan efisien dan lain-lain," terangnya.

Sementara itu, bagi SMK sendiri, keuntungannya ialah percepatan pencapaian Profil Pelajar Pancasila dan lulusan berstandar dunia kerja. Selain itu program ini akan meningkatkan hasil mutu pendidikan dan link and match dengan industri dalam kurun waktu tiga tahun ajaran.

Program juga secara perlahan akan meningkatnya kompetensi kepala sekolah dan guru agar dapat memimpin perubahan di SMK. Sekolah juga dapat memperoleh dukungan peningkatan sarana praktik siswa sesuai standar industri dan kelengkapan buku bagi pembelajaran kompetensi holistik. 
 
sumber : https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/wkBXWq0N-skema-pemadanan-dukungan-investasi-industri-di-tubuh-smk-pk
Share:

Wapres Soroti 4 Persoalan Mendasar di Pendidikan Vokasi


Jakarta: Wakil Presiden, Ma'ruf Amin menyampaikan beberapa persoalan mendasar dalam pendidikan vokasi atau kejuruan di Tanah Air perlu menjadi perhatian bersama. Hal ini guna memastikan terciptanya sumber daya manusia unggul dari lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).

"Beberapa hal mendasar dalam pendidikan kejuruan di Tanah Air juga perlu menjadi perhatian bersama," kata Wapres dalam sambutannya pada acara Pelatihan Vokasi Untuk Indonesia Maju di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu, 23 Maret 2022.

Wapres mengatakan, berbagai persoalan mendasar dalam pendidikan kejuruan antara lain daya serap industri yang tidak sesuai dengan jumlah lulusan SMK, kurikulum yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri, dan adanya daerah yang belum memiliki peta industri. Sehingga program keahlian sekolah menengah kejuruan (SMK) belum sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu juga persoalan penyediaan sarana dan prasarana yang digunakan di laboratorium dan bengkel pelatihan tidak sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. "Oleh karena itu saya menilai keberadaan BLK (Balai Latihan Kerja) perlu terus diperluas. Kementerian tenaga kerja agar mempercepat program transformasi BLK dengan membangun satu provinsi satu unit pelaksana teknis pusat atau UPTP, sehingga pembinaan dan pelatihan berjenjang dapat dilakukan ke UPT daerah dan BLK komunitas binaannya," ujarnya.

Wapres mengatakan saat ini baru terdapat 21 BLK UPTP yang tersebar di 16 provinsi, sehingga perlu didorong sinergi Kemenaker dengan pemda termasuk dunia usaha dan dunia industri untuk mendukung realisasi BLK UPTP. Baik dari sisi kuantitas dan juga kualitasnya.

Wapres berharap BLK UPTP yang mulai bertransformasi menjadi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) dapat hadir di seluruh provinsi di Indonesia. Sehingga tenaga kerja Indonesia bukan hanya mampu bekerja di perusahaan namun juga bisa membangun usaha sendiri dengan pelatihan yang diperoleh.

Wapres juga menekankan, bahwa transformasi BLK menjadi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), yang sudah mulai dilakukan harus semakin tampak dalam program penyelenggaraan pelatihan yang diberikan.

Wapres mengatakan program pelatihan sangat penting bagi masyarakat yang akan terjun ke dunia kerja maupun mereka yang ingin membangun usaha secara mandiri. Pada kesempatan tersebut Wapres juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan peserta pelatihan vokasi dan para pemangku kepentingan.

Ma'ruf menerima informasi dari salah satu peserta BPVP, Ono Syaifudin yang merupakan penyandang disabilitas daksa. Ono menyampaikan kepada Ma'ruf bahwa dirinya merupakan peserta pelatihan pembuatan kue dan roti premium.

Baca juga: Belasan Ribu Mahasiswa Ditargetkan Terjun dalam Teaching Factory 2022

Menurutnya, pelatihan yang diterimanya sangat bermanfaat bagi kehidupannya saat ini. Menurut Ono para penyandang disabilitas lain yang menjadi peserta pelatihan juga menerima manfaat yang sama dengan dirinya.

"Alhamdulillah sudah bisa menerima apa yang dilatih Pak," kata Ono.
Share:

Penerapan BLUD SMK Dorong Sekolah Transparan, Mandiri, dan Merdeka

 

Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri meluncurkan pedoman penyusunan dokumen administratif penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sekolah Menengah Kejuruan Nomor 981/7299/Kedua pada 16 Desember 2021.

Penyusunan dokumen ini sebagai salah satu solusi peningkatan kualitas pelayanan publik, kualitas pengelolaan keuangan, dan manfaat yang optimal, khususnya dalam dunia pendidikan.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Wikan Sakarinto mengatakan, penerapan BLUD di SMK dapat mendorong sekolah menjadi fleksibel dan transparan dalam pengelolaan keuangan. Selain itu, mewujudkan sekolah yang mandiri dan merdeka.

Sehingga, sekolah mampu menghasilkan lulusan yang memiliki soft skills, hard skills, dan karakter unggul, serta berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

"Di samping itu, dengan penerapan BLUD SMK diharapkan dapat meningkatkan pelayanan, efisiensi anggaran, dan dapat mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki sesuai dengan bidang keahlian sekolah," ujar Wikan, Jakarta, Kamis, 10 Maret 2022.

Dengan menerapkan BLUD, lanjut dia, dapat mendorong siswa terus berkarya. Sehingga, sekolah menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, dan dapat meningkatkan kesejahteraan guru maupun infrastruktur sekolah.

SMK merupakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP/MTs sederajat. Tujuan utamanya menghasilkan lulusan siap kerja pada bidang tertentu.

Dalam rangka menghasilkan lulusan SMK yang kompeten, berdaya saing dan siap menghadapi tantangan serta dinamika perkembangan nasional maupun global, perlu dilakukan revitalisasi SMK.

Pemerintah telah menetapkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia.

Baca: Kolaborasi SMK PK Skema Pemadanan Dukungan Jawab Kebutuhan Industri

Share:

UNY Buka Program RPL untuk Lulusan SMA/SMK/MA dan Mahasiswa Putus Kuliah


 


Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk lulusan SMA/SMK/MA dan mahasiswa yang pernah putus kuliah. Apa saja syaratnya?

RPL ini merupakan upaya untuk menghargai pengalaman dan hasil pembelajaran lampau yang diperoleh peserta yang nantinya akan diakui dalam mata kuliah yang sesuai.


RPL juga sekaligus merupakan upaya mengakui kompetensi hasil belajar, pembelajaran informal dan pengalaman kerja capaian hasil pembelajaran formal yang berlaku bagi mahasiswa S1 dan S2.

Baca artikel detikedu, "UNY Buka Program RPL untuk Lulusan SMA/SMK/MA dan Mahasiswa Putus Kuliah" selengkapnya https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-6057093/uny-buka-program-rpl-untuk-lulusan-smasmkma-dan-mahasiswa-putus-kuliah.


2.240 Kuota Program RPL UNY


Ketua Kantor Layanan Admisi UNY Dr. Setya Raharja menjelaskan bahwa ada 55 program studi S1 yang memenuhi syarat untuk program RPL. Kemudian untuk S2 ada 30 program studi yang masing-masing berkuota 30 orang untuk S1 dan 20 orang untuk S2.

"Kuota RPL total ada 2.250 orang yang terdiri dari 1.650 orang S1 dan 600 orang S2," ujar Setya Raharja dikutip dari laman resmi UNY, Kamis (28/4/2022).

Hal senada juga diungkapkan Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Prof. Margana bahwa penyelenggaraan program RPL dilakukan dengan antusias.

Namun, ia menyatakan ada beberapa jenjang yang secara regulasi belum dibuka."Untuk program doktor secara regulasi belum dapat dibuka," kata Margana. Sedangkan untuk jenjang sarjana terapan sebenarnya juga sudah bisa dilaksanakan, namun karena ada persyaratan harus sudah meluluskan dan terakreditasi baik sekali maka tahun 2022 UNY belum membuka program ini.

Hal ini karena sarjana terapan di UNY masih prodi baru. Program ini merupakan class program yang difasilitasi kementerian untuk mengimplementasikan pendidikan sepanjang hayat dan UUD 1945 pasal 31.

Syarat Peserta Program RPL UNY

Kegiatan RPL UNY merupakan program yang bersandar pada Permendikbudristek No. 41 tahun 2021 tentang RPL yang merupakan perbaikan dari Permendikbud No. 26 tahun 2016.

Adapun untuk syarat peserta program ini adalah sebagai berikut:

  • Lulusan SMA/SMK/MA yang belum pernah kuliah namun memiliki pengalaman kerja 5 tahun untuk melanjutkan pada program sarjana,
  • Lulusan SMA/SMK/MA namun sempat putus kuliah
  • Untuk lulusan D1, D2 dan D3 yang memiliki pengalaman kerja 2 tahun dapat melanjutkan program sarjana.
  • Lulusan sarjana dengan pengalaman kerja 2 tahun atau pernah mengikuti kuliah magister dapat melanjutkan S2
  • Lulusan magister yang berpengalaman kerja 2 tahun

Nantinya, untuk SPP yang dibayarkan akan sesuai dengan UKT yaitu Rp. 5.400.000/semester untuk jenjang S1 dan Rp. 7.500.000/semester untuk jenjang S2. Ditambah dengan UPPA sebesar Rp. 1.500.000 yang cukup dibayar satu kali selama kuliah.

 Baca juga:

SBMPTNP Kemenparekraf 2022: Syarat, Cara Daftar, Jadwal, Kuota Mahasiswa

 Jadwal Pendaftaran

Jadwal pendaftaran program RPL ini melalui beberapa tahapan yaitu:

  • pendaftaran, unggah portofolio dan evaluasi diri pada 13 Mei -13 Juni 2022
  • wawancara 15-27 Juni 2022
  • pengumuman 2 Juli 2022
  • registrasi 4-11 Juli. 2022

Ketentuan lengkap tentang program RPL UNY dapat dilihat di laman pmb.uny.ac.id. Selamat mendaftar detikers!

Baca artikel detikedu, "UNY Buka Program RPL untuk Lulusan SMA/SMK/MA dan Mahasiswa Putus Kuliah" selengkapnya https://www.detik.com/edu/seleksi-masuk-pt/d-6057093/uny-buka-program-rpl-untuk-lulusan-smasmkma-dan-mahasiswa-putus-kuliah.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

 

Share:

Arsip

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut